AKIBAT FATAL JIKA TIDAK FLUSHING AC
Flushing adalah proses “cuci darah” untuk mengeluarkan semua oli kotor dan kotoran ini menggunakan mesin khusus, lalu menggantinya dengan oli baru yang bersih.
Bayangkan pipa air di rumah kamu. Lama-lama pasti berlendir dan kotor, kan? Sistem AC juga begitu!
Oli kompresor seiring waktu akan jenuh, bercampur dengan kotoran (gram-gram halus gesekan internal) dan menjadi hitam pekat.

Proses ini dilakukan menggunakan mesin khusus yang mensirkulasikan cairan pembersih melalui seluruh sistem AC (pipa, kondensor, evaporator, dll.) untuk melarutkan dan mengeluarkan semua kotoran padat tersebut.
Setelah sistem bersih dari “racun” dan oli kotor, oli kompresor akan diganti dengan oli baru yang bersih dan Freon diisi ulang sesuai takaran yang pas. Tujuannya adalah mencegah penyumbatan pada Katup Ekspansi, kondensor dan Filter Dryer, serta memastikan pelumasan sempurna pada kompresor agar terhindar dari kerusakan fatal (jebol).
Sama seperti oli mesin, oli AC juga ada umurnya. Kenapa bisa hitam? Karena dia menampung “gram-gram” (serbuk besi halus) sisa gesekan piston di dalam kompresor.
Oli kotor ini adalah “racun”. Dia akan menyebabkan:
- Penyumbatan: Tanpa perawatan berkala, terutama Flushing (Kuras Oli), oli kompresor menjadi jenuh dan bercampur dengan “racun” berupa serbuk logam halus (gram) sisa gesekan internal. Kotoran dan serbuk logam inilah yang menciptakan kebuntuan atau hambatan sirkulasi, kondisi ini adalah puncak dari penumpukan kotoran internal dalam sistem. Itulah kenapa flushing (kuras total dan ganti oli baru) sangat penting untuk membersihkan semua “sampah” ini.
- Membuat Evaporator Beku: Aliran freon kacau, evaporator bisa membeku (ngeblok es).
- Merusak Kompresor: Pelumasan tidak sempurna, kompresor bekerja super berat dan akhirnya… jebol.